Anak yang percaya kemampuannya bisa berkembang lewat usaha (growth mindset) cenderung lebih tahan banting saat menghadapi kesulitan belajar bahasa, dibanding anak yang percaya kemampuan itu bawaan lahir.
Orang tua bisa menumbuhkan growth mindset dengan memuji proses dan usaha anak, bukan hanya hasil akhirnya. Misalnya, mengatakan “Kamu sudah berusaha keras menghafal kata-kata ini” alih-alih hanya “Kamu pintar.”
Ajarkan juga bahwa membuat kesalahan adalah bagian normal dari proses belajar, bukan tanda kegagalan, sehingga anak tidak takut mencoba hal baru dalam berbahasa Inggris.
